Belum Membuktikan Diri di Man United, Paul Pogba Tidak Di Ijinkan Pergi Dari Old Trafford

Belum Membuktikan Diri di Man United, Paul Pogba Tidak Di Ijinkan Pergi Dari Old Trafford

Masih Belum Membuktikan Diri di Manchester United Paul Pogba Tidak Di Ijinkan Pergi Dari Old Trafford – Asisten pelatih Manchester United, Mike Phelan angkat bicara terkait rumor kepergian Paul Pogba dari Manchester United. Phelan percaya bahwa belum saatnya Pogba pergi dari Old Trafford karena sang gelandang belum membuktikan kualitasnya bersama Setan Merah.

Gelandang 26 tahun itu sudah tiga musim memperkuat kembali Manchester United. Sempat kesulitan untuk bermain dengan konsisten di lini tengah United, namun sejak ditangani oleh Solskjaer sang gelandang menjadi sosok pembeda di lini tengah Setan Merah dalam tiga bulan terakhir.

Belakangan ini beredar rumor bahwa Pogba ingin hengkang dari United. Ia disebut ingin bergabung dengan Real Madrid setelah secara terbuka ia mengutarakan kekagumannya terhadap tim asal Spanyol tersebut.

Namun dalam pandangan Phelan, belum waktunya Pogba pindah ke Real Madrid. “Pogba belum menjadi pemain yang komplit meski semua orang melihatnya sebagai seorang juara Piala Dunia,” buka Phelan kepada Goal International.

Baca komentar lengkap orang nomor dua di skuat MU itu di bawah ini.

Potensi Besar
Phelan percaya bahwa Pogba masih punya potensi yang besar untuk menjadi pemain yang lebih baik. Untuk itu Phelan berharap sang pemain bisa mengembangkan bakatnya itu bersama United.

“Dia masih bisa menjadi lebih baik lagi. Dia termasuk pemain yang belum meraih sesuatu untuk klub ini, meski ada banyak hal yang bisa ia raih bersama tim ini.”

“Kami ingin memastikan dia mendapatkan pengalaman itu. Kami ingin ia memenangkan sesuatu bersama United.”

Semakin Membaik
Phelan juga percaya pemain Timnas Prancis itu saat ini tengah berkembang dengan pesat, terutama setelah ia ditangani oleh Solskjaer.

“Paul sudah menjalani periode di mana semua mata tertuju kepadanya karena ia tidak cukup konsisten untuk menunjukkan permainan terbaiknya.”
Asisten pelatih Manchester United, Mike Phelan angkat bicara berhubungan rumor kepergian Paul Pogba dari Manchester United. Phelan percaya bahwa slot online belum saatnya Pogba pergi dari Old Trafford sebab sang gelandang belum memperlihatkan kualitasnya bareng Setan Merah.

Gelandang 26 tahun tersebut sudah tiga musim memperkuat pulang Manchester United. Sempat kendala untuk bermain dengan konsisten di lini tengah United, tetapi sejak ditangani oleh Solskjaer sang gelandang menjadi sosok pembeda di lini tengah Setan Merah dalam tiga bulan terakhir.

Belakangan ini beredar rumor bahwa Pogba hendak hengkang dari United. Ia disebut hendak bergabung dengan Real Madrid sesudah secara tersingkap ia mengutarakan kekagumannya terhadap kesebelasan asal Spanyol tersebut.

Namun dalam pandangan Phelan, belum waktunya Pogba pindah ke Real Madrid. “Pogba belum menjadi pemain yang komplit walau semua orang melihatnya sebagai seorang juara Piala Dunia,” buka Phelan untuk Goal International.

Baca komentar menyeluruh orang nomor dua di skuat MU tersebut di bawah ini.

Potensi Besar
Phelan percaya bahwa Pogba masih punya potensi yang besar guna menjadi pemain yang lebih baik. Untuk tersebut Phelan bercita-cita sang pemain dapat mengembangkan bakatnya itu bareng United.

“Dia masih dapat menjadi lebih baik lagi. Dia tergolong pemain yang belum meraih sesuatu guna klub ini, walau ada tidak sedikit hal yang dapat ia raih bareng tim ini.”

“Kami hendak meyakinkan dia mendapatkan empiris itu. Kami hendak ia memenangkan sesuatu bareng United.”

Semakin Membaik
Phelan pun percaya pemain Timnas Prancis tersebut saat ini tengah berkembang dengan pesat, terutama sesudah ia ditangani oleh Solskjaer.

“Paul telah menjalani periode di mana seluruh mata tertuju kepadanya sebab ia tidak lumayan konsisten untuk mengindikasikan permainan terbaiknya.”

“Saat ini kami tengah mencoba membetulkan permainan Paul. Ole telah mengerjakan pekerjaan yang luar biasa untuk menolong Paul melalui periode itu. Dia telah semakin dewasa sekarang.” tandasnya.

“Saat ini kami tengah mencoba memperbaiki permainan Paul. Ole telah melakukan pekerjaan yang fantastis untuk membantu Paul melewati periode itu. Dia sudah semakin dewasa sekarang.” tandasnya.

Gareth Bale Saat Ini Masih Bahagia Bersama Real Madrid

Gareth Bale Saat Ini Masih Bahagia Bersama Real Madrid

Gareth Bale Saat Ini Masih Bahagia Bersama Real Madrid – Agen Gareth Bale, Jonathan Barnett menegaskan bahwa kliennya masih bahagia di Real Madrid dan tidak memikirkan pilihan kembali ke Premier League. Dia memastikan Bale masih bahagia bareng Los Blancos.

Masa depan Bale pulang jadi pertanyaan begitu Zinedine Zidane kembali diandalkan jadi pelatih. Kabarnya, Madrid siap melepas Bale sesegera barangkali demi mendatangkan sejumlah pemain baru yang tak kalah hebat musim depan.

Ada tidak sedikit faktor yang menciptakan Bale bukan lagi dipercaya. Pemain 29 tahun ini telah pernah bermasalah dengan Zindane di era sebelumnya. Bale pun mengidap cedera kambuhan yang mengganggu performanya.

Bagaimana kondisi terkini soal rumor masa mendatang Bale? Baca pembahasan selengkapnya inilah ini ya, Bolaneters!

Sangat Bahagia
Menjual Bale tidak mudah, Madrid mesti mengejar klub tepat yang mau menunaikan mahal. Sejauh ini, Manchester United dinamakan sebagai klub terdepan yang menantikan kepergian Bale dari Madrid.

Biarpun demikian, Barnett memastikan Bale tidak pernah beranggapan meninggalkan Madrid atau pulang ke Inggris. Selaku agen, dia memang tidak dapat menjamin masa mendatang Bale, namun paling tidak dia memastikan sekarang Bale bahagia di Madrid.

“Dia [Bale] paling bahagia di sini [Madrid]. Dia adalahpemain Real Madrid dan kini dia tidak memikirkan soal pulang ke Inggris,” tegas Barnett dilansir dari Sportsmole.

“Saya tidak dapat memprediksi masa depan, namun untuk ketika ini dia masih bahagia.”

Kita Lihat Saja
Beberapa masa-masa lalu, Zinedine Zidane pun pernah ditanya soal masa mendatang Bale. Dia menegaskan bahwa Bale masih mempunyai sisa kontrak dua tahun, yang dengan kata lain Zidane masih barangkali mengandalkan Bale.
“Gareth adalahpemain Real Madrid dengan saldo kontrak dua tahun. Kita mesti menantikan dan menyaksikan apa yang terjadi hingga akhir musim, dengan Bale,” tegas Zidane di Football Espana.

“Bagaimanapun, dengan situasi ketika ini, Gareth adalahpemain Real Madrid. Kita lihat saja,” tandasnya.

Terlepas dari seluruh itu, tampaknya kepergian Bale tidak lagi dapat dihindari andai Madrid berniat mengerjakan perombakan total.

Inilah Dua Pemain Real Madrid Yang Akan Pergi Bila Hazard Akan Datang

Inilah Dua Pemain Real Madrid Yang Akan Pergi Bila Hazard Akan Datang

Inilah Dua Pemain Real Madrid Yang Akan Pergi Bila Hazard Akan Datang – Kepindahan Eden Hazard ke Real Madrid tampaknya tidak terhindarkan lagi. Bintang Chelsea ini baru saja tampil impresif saat The Blues mengungguli West Ham sejumlah hari lalu. Hazard membalut dua gol yang penting untuk kemenangan Chelsea.

Biarpun demikian, hadir pertanyaan apakah Hazard akan masih mengenakan kostum The Blues musim depan. Dia terus diburu Real Madrid yang siap menyodorkan penawaran besar untuk membujuk Chelsea.

Menukil Playingfor90, informasinya Florentino Perez sudah menjangkau kesepakatan individu dengan Eden Hazard dan perwakilannya. Satu tugas Madrid berikutnya ialah mencapai kesepakatan nilai transfer dengan Chelsea.

Laporan yang beredar menyinggung bahwa Madrid sudah mengemukakan penawaran 80 juta poundsterling, namun Chelsea memutuskan harga 100 juta pounds.

Sayangnya, kedatangan Hazard barangkali mendorong sejumlah pemain Madrid guna pergi. Baca pembahasan selengkapnya inilah ini ya, Bolaneters!

Asensio dan Kovacic
Kehadiran Eden Hazard jelas akan memperkuat skuat Madrid musim ini, namun kedatangannya juga dapat menghadirkan sejumlah hal negatif. Madrid jelas mesti mengosongkan ruang di skuat guna memberi tempat untuk pemain sehebat Hazard.

Masih menurut keterangan dari laporan tersebut, informasinya Madrid mesti siap kehilangan dua pemain: Marco Asensio dan Mateo Kovacic. Kedua pemain ini diincar tidak sedikit klub, dan barangkali saja Madrid melepas dua-duanya sekaligus.

Asensio sebetulnya adalahsalah satu bibit muda terbaik yang dipunyai Madrid, namun kehadiran Eden Hazard mungkin dapat menghalangi perkembangannya. Belum lagi andai Madrid memburu Kylian Mbappe.

Kabarnya, Asensio siap dilepas dengan 150 juta euro. Dia mulai didekati Liverpool dan Bayern Munchen.

Kovacic ke Mana?
Berbeda dengan Asensio, Kovacic sebetulnya sudah setengah tahapan meninggalkan Madrid. Dia tengah menjalani masa peminjaman di Chelsea dan menjalani karier yang rapi di sana.

Bos Chelsea, Maurizio Sarri sebetulnya sudah menunjukkan bahwa dia mengharapkan Kovacic, namun masalah transfer Chelsea dapat menggagalkan kemauan Sarri.

Saat ini Chelsea tengah dijatuhi larangan transfer di dua bursa transfer ke depan oleh FIFA. Artinya, Kovacic dapat pergi ke klub lain andai masa peminjamannya kedaluwarsa.

Kini Juventus Lebih Kuat Dari Pada Real Madrid Kata Pemain Anyar Barcelona

Kini Juventus Lebih Kuat Dari Pada Real Madrid Kata Pemain Anyar Barcelona

Kini Juventus Lebih Kuat Dari Pada Real Madrid Kata Pemain Anyar Barcelona – Gelandang Ajax Amsterdam, Frenkie de Jong menilai Juventus adalahlawan yang lebih powerful daripada Real Madrid di Liga Champions. Dia yakin Juventus adalahsalah satu jagoan jempolan guna meraih trofi bergengsi di Eropa tersebut musim ini.

De Jong adalahbagian urgen dari keberhasilan Ajax di Liga Champions musim ini. Mereka tampil impresif saat mengusir Madrid dari 16 besar, dan sekarang tengah bersiap menjamu Juventus di leg kesatu perempat final, Kamis (11/4) pagi-pagi sekali WIB nanti.

Menyingkirkan Madrid jelas tidak mudah, De Jong mengakui timnya mesti tampil mati-matian untuk mengungguli sang Juara Eropa. Biar begitu, dia yakin empiris itu akan sangat berharga saat menghadapi Juventus nanti.

Juventus Lebih Kuat
De Jong adalahpembelian kesatu Barca untuk melintasi musim depan. Dia dikenal sebagai di antara calon gelandang terbaik di dunia, dengan keterampilan lengkap di lini tengah.

Dia telah pernah melawan Madrid dan baru bakal melawan Juventus. Jika mesti mencocokkan dua kesebelasan tersebut, De Jong menilai Juve lebih kuat sebab musim ini Madrid tampil buruk.

“Saya menilai Juventus tidak banyak lebih tinggi dari Real Madrid,” buka De Jong untuk tribalfootball.

“Jangan salah memahami, Madrid adalahklub top, namun musim ini entah mengapa performa mereka tidak banyak lebih buruk [daripada saat mereka menjuarai tiga gelar Liga Champions beruntun].”

Menantang Ronaldo
Lebih lanjut, De Jong mengakui Juve adalahsalah satu tim kesayangan juara sebab mempunyai Cristiano Ronaldo. Dia bercita-cita Ajax dapat mencapai level permainan terbaik mereka guna bermain dengan percaya diri dan berjuang lolos ke putaran berikutnya.

“Juventus adalahsalah satu kesayangan untuk meraih trofi ini. Saya penasaran dengan bagaimana kami akan mengatasi mereka. Ini adalahtantangan hebat.”

“Jika kami sukses mencapai level normal kami, kami juga dapat membuat Juventus kesulitan,” imbuh dia.

“Saya bercita-cita Cristiano Ronaldo sudah pulih dari cederanya dan dapat bermain. Dia pemain top, dan meskipun kesempatan kami menang lebih besar andai Juve bermain tanpa dia, saya tetap hendak bermain dan mengungguli pemain terbaik,” tandasnya.

Real Madrid Menargetkan Lima Pemain Terbaik Akan Bergabung ke Skuatnya

Real Madrid Menargetkan Lima Pemain Terbaik Akan Bergabung ke Skuatnya – Real Madrid tidak menjalani musim ini dengan bagus. Mereka kalah berlomba di semua persaingan dan akan memblokir musim dengan tanpa gelar.

Hasil buruk yang diterima Madrid musim ini menciptakan mereka mengerjakan sejumlah peralihan pelatih. Setelah dipimpin Julen Loptegui dan Santiago Solari, Madrid sekarang kembali diajar Zinedine Zidane.

Kembalinya Zidane dapat mengembalikan keyakinan diri semua pemain. Oleh sebab itu, Zidane diharapkan dapat kembali membawa Los Blancos berjaya.

Sebagai di antara klub tersukses di dunia, Madrid pasti hendak kembali mengusung trofi pada musim depan. Namun, mereka butuh merombak skuat terlebih dulu supaya bisa berlomba dalam perburuan gelar juara.

Madrid mesti menyebabkan sejumlah pemain baru yang berbobot | berbobot | berkualitas pada musim panas. Hal tersebut dimaksudkan untuk menaikkan performa mereka sesudah menjalani musim yang buruk.

Berikut ini lima pemain yang sangat diharapkan Real Madrid seperti dikutip Oh My Goal.

Paul Pogba


Gelandang asal Prancis tersebut dikabarkan hendak meninggalkan Manchester United. PSG dan Juventus informasinya tertarik guna menampung Pogba pada musim panas.

Juara Piala Dunia 2018 menuliskan bahwa Madrid di antara tujuan favoritnya. Pogba menyatakan sangat ingin diajar oleh Zidane.

Namun, tidak boleh lupakan pun Juventus. Pogba punya hubungan yang manis dengan Juventus sampai-sampai sang pemain pun bisa selesai di Turin.

Kylian Mbappe


Bintang muda Prancis itu ialah target nomor satu Real Madrid. Florentino Perez mengharapkan Kylian Mbappe semenjak tahun 2017.

Zidane barangkali menjadikannya sebagai kriteria saat menyimpulkan kembali ke Real Madrid. Los Blancos dikabarkan mau mengeluarkan 280 juta euro guna Mbappe.

Namun, tidak gampang untuk menggondol Mbappe dari PSG. Presiden klub Paris Nasser Al-Khelaifi telah menegaskan bahwa dirinya tidak akan memasarkan Mbappe dengan harga berapa pun.

Adrien Rabiot


Tidak laksana Mbappe, PSG tentu akan senang berpisah dengan Adrien Rabiot. Kontrak sang gelandang dengan klub Paris bakal segera berakhir.

Rabiot kini sudah jarang bermain dan tercebur konflik dengan direktur klub. Pemain internasional Prancis itu dapat bangkit pulang di Real Madrid.

Dia sudah menampik tawaran dari Tottenham pada musim dingin kemarin. Real Madrid dapat menjadi peluang besar guna sang pemain dan berpotensi menggantikan Luka Modric.

Matthijs De Ligt


Matthijs De Ligt telah masuk dalam radar Barcelona, PSG dan Juventus. Namun, kapten Ajax Amsterdam tersebut masih bisa selesai di Real Madrid.

Pemain Belanda tersebut sepertinya tidak bakal mendapat lokasi reguler di Barcelona atau Juventus. Real Madrid dapat mengajukan tawaran yang lebih tinggi.

Barcelona mau mengajukan tawaran sebesar 60 juta euro guna De Ligt. Namun, Real Madrid siap merogoh koceknya sampai mencapai 80 juta euro.

Eden Hazard


Eden Hazard ialah prioritas nomor satu Zinedine Zidane di musim panas. Dan Real Madrid ialah klub kesayangan pemain asal Belgia tersebut.

Madrid telah tertarik dengan sang pemain semenjak lama. Zidane kini punya sarana untuk menyebabkan Hazard ke Bernabeu.

Namun, menilik Chelsea terpapar hukuman larangan transfer, apakah mereka mau melepas Hazard? Yang jelas kontrak Hazard dengan Chelsea akan berakhir pada tahun 2020 mendatang.

Gareth Bale Semakin Mendekati Pintu Keluar Santiago Bernabeu

Gareth Bale Semakin Mendekati Pintu Keluar Santiago Bernabeu

Gareth Bale Semakin Mendekati Pintu Keluar Santiago Bernabeu – Kembalinya Zinedine Zidane ke Real Madrid sedikit menolong Gareth Bale untuk mengejar kembali performa terbaiknya di Los Blancos. Biar begitu, terdapat satu kesan yang tidak dapat diabaikan bahwa Bale semakin dekat dengan pintu terbit Santiago Bernabeu.

Musim ini, Bale memikul beban yang lebih besar. Real Madrid bercita-cita pada mantan pemain Tottenham Hotspur ini guna memikul beban yang ditinggalkan Cristiano Ronaldo. Namun, Bale malah tampak semakin menjauh dari tim.

Senin (1/4) pagi-pagi sekali WIB lalu, dia pulang tampil buruk saat Madrid mengungguli Huesca (3-2). Bale kembali menemukan kritik keras dari suporter setia Los Blancos, dan kondisi ini makin memanaskan rumor Bale bakal segera pergi.

Ketika kesempatan tersebut habis, Bale barangkali tak dapat lagi menghindar. Menukil Marca, baca pembahasan selengkapnya inilah ini ya.

Belum Terbukti
Bale sebetulnya memainkan masing-masing menit semenjak kembalinya Zidane, tepatnya pada dua laga. Namun, dia belum pun memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperlihatkan kemampuannya.

Merosotnya performa Bale ini tampaknya juga diakibatkan oleh permainan yang tidak stabil. Di era Santiago Solari, dia tidak menjadi starting line-up tetap. Bale sejumlah kali bermain semenjak menit awal, juga tidak sedikit dari bangku cadangan.

Hal ini menciptakan Bale tidak dapat benar-benar menyatu dengan reklan setimnya dalam permainan Madrid. Dia masih menciptakan bek kerepotan dan sejumlah kali menakut-nakuti gawang, namun secara borongan Bale tidak terlampau berkontribusi pada permainan Madrid.

Tidak Didukung Suporter


Performa yang tidak kunjung mengisi ekspektasi tersebut membuat Bale makin kehilangan sokongan publik Bernabeu. Real Madrid hendak Bale tampil lebih baik, bagaimanapun dia ialah pemain yang memecahkan rekor tansfer dunia saat mendarat ke Bernabeu.

Agen Bale, Jonathan Barnett terus menegaskan bahwa Bale tidak beminat pergi. Dia pun meminta suporter Madrid guna lebih menghargai Bale dengan menyerahkan dukungan.

Biar begitu, tampaknya tidak dapat dihindari lagi jarak Bale dengan suporter makin melebar. Kabarnya, Madrid pun siap menyebabkan pemain-pemain hebat musim depan, laksana Eden Hazard yang dapat saja mendorong kepergian Bale.

Inter Milan Minta Ganti Benzema Setelah Melepas Icardi ke Madrid

Inter Milan Minta Ganti Benzema Setelah Melepas Icardi ke Madrid

Inter Milan Minta Ganti Benzema Setelah Melepas Icardi ke Madrid – Inter Milan diberitakan bersiap guna melepas Mauro Icardi ke Real Madrid pada musim 2019/20 mendatang. Namun, Inter bakal mengupayakan supaya Madrid mau melepas Karim Benzema sebagai gantinya.

Setelah sejumlah musim punya hubungan yang romantis, Inter dan Icardi sekarang dalam masalah. Dipicu oleh berlarutnya negosiasi kontrak baru, belakangan tercebur ‘perang dingin’. Status Icardi sebagai kapten dicabut.

Icardi tidak bermukim diam dengan apa yang dilaksanakan Inter. Pemain asal Argentina tersebut mangkir dari sejumlah sesi latihan. Dia juga tidak masuk dalam skuat di sejumlah laga. Belakangan, Icardi telah berlatih lagi.

Seperti apa bisa jadi terjadinya transfer Icardi dan Benzema? Simak pembahasan lengkapnya di bawah ini.

Prahara Icardi di Inter Milan

Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti nampaknya telah jengah dengan sikap Icardi. Apalagi, performanya pun tak begitu bagus pada musim 2018/19 ini. Opsi untuk memasarkan pemain berusia 25 tahun ini paling terbuka.

Masa depan Icardi bareng La Beneamata kian kabur pasca prahara yang terjadi. Bukan melulu negosiasi kontrak baru yang berantakan, tapi pun hubungan Icardi dengan klub, pelatih dan pemain pun jadi berantakan.

Dengan kondisi tersebut, pilihan paling bagus guna Inter memang memasarkan sang pemain. Dikutip dari Don Balon, opsi tersebut kini sedang digodok dengan matang. Inter siap melepas Icardi dan bercita-cita bisa mendapat penggantinya.

Don Balon, dalam laporannya, menyebut andai Inter hendak melepas Icardi ke Real Madrid dan bercita-cita mendapat Karim Benzema sebagai gantinya. Madrid semenjak lama sudah mengawasi perkembangan Icardi dan hendak membelinya.

Benzema Dilepas Real Madrid?

Karim Benzema sempat diberitakan masuk dalam susunan jual Real Madrid pada mula musim 2018/19 ini. Namun, Julen Lopetegui, pelatih Madrid ketika itu, masih merasa kehadiran Benzema sangat urgen dalam skuat.

Benzema lantas memberi bukti dengan tampil bagus sepanjang musim 2018/19 ini. Pemain berusia 31 tahun sekitar ini telah mencetak 14 gol di La Liga, paling tidak sedikit dibanding pemain Madrid lainnya.

Kedatangan Zinedine Zidane juga dapat jadi hal yang menghambat kepindahan Benzema. Sebab, pelatih asal Prancis tersebut punya hubungan baik dengan Benzema dan percaya sarat pada keterampilan sang bomber.

Alasan Mengapa Gareth Bale Harus Pindah Ke Klub PSG

Alasan Mengapa Gareth Bale Harus Pindah Ke Klub PSG – Gareth Bale melulu mampu mencetak 8 gol dari 22 pertandingan guna Real Madrid di liga sejauh ini. Oleh sebab itu, paling wajar andai pemain Wales dinamakan tengah menjalani musim yang mengecewakan.

Setelah tampil impresif pada mula kariernya di Real Madrid, Bale disinggung sebagai bintang besar berikutnya sesudah Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Bersama Karim Benzema dan Ronaldo, Gareth Bale menyusun trio BBC yang mematikan.

Namun, karier Bale setelah tersebut sering diganggu oleh cedera. Hal tersebut membuatnya tidak jarang absen panjang dan kendala menunjukkan performa terbaiknya.

Setelah kepergian Ronaldo ke Juventus pada musim panas lalu, Bale digadang-gadang akan menjadi pengganti bintang Portugal itu di Santiago Bernabeu. Namun, ia tidak dapat melakukannya.

Kini Bale sedang dikaitkan dengan pintu terbit dari Madrid. Sejumlah klub besar Eropa laksana Manchester United, Chelsea, Tottenham Hotspurs and Bayern Munchen diberitakan siap menampung sang pemain.

Di samping klub-klub tersebut, PSG sepertinya dapat menjadi destinasi yang ideal guna Bale. Berikut ini tiga dalil yang mendukungnya seperti dikutip Sportskeeda.

Pengganti Neymar / Mbappe


Sejak bermain di Santos, Neymar memang sudah paling sering dikaitkan dengan Real Madrid. Meski memilih pindah ke Barcelona pada 2013, ia hengkang ke PSG pada 2017 dan kini kembali dikaitkan dengan Los Blancos.

Rumor tersebut semakin menguat sesudah kepergian Cristiano Ronaldo ke Juventus pada musim panas lalu. Los Blancos hendak mencari pengganti bintang Portugal tersebut.

Di samping Neymar, Mbappe pun dikaitkan dengan raksasa Spanyol tersebut. Kemungkinan di antara dari mereka bakal meninggalkan Paris untuk mengarah ke Ibukota Spanyol pada musim panas ini.

Kepergian Neymar bakal menjadikan Bale sebagai pengganti langsung pemain Brasil tersebut di sayap kiri. Sementara itu, kepergian Mbappe akan menciptakan Neymar bermain sebagai pemain no.10 dengan dijepit Angel Di Maria dan Gareth di sisi sayap.

Kembalinya Zidane di Madrid


Setelah Zinedine Zidane pulang ke Real Madrid, masa mendatang Gareth Bale di ibukota Spanyol tampak lebih suram. Sudah bukan rahasia lagi bila Zidane lebih menyenangi pemain laksana Isco dan Marco Asensio daripada pemain Wales tersebut selama tiga tahun sebagai pelatih Los Blancos.

Di samping itu, sekian banyak laporan di media Spanyol menuliskan bahwa Zidane telah dijanjikan uang melakukan pembelian barang sebesar 300 juta euro di bursa transfer musim panas. Dengan penampilan impresif Vinicius Junior dan potensi kedatangan sebanyak bintang laksana Eden Hazard, Neymar atau Mbappe, paling mungkin peluang bermain Bale bakal menurun secara menyeluruh pada musim depan andai ia tetap bertahan.

Dalam situasi laksana itu, sangat urgen Bale meninggalkan Real Madrid pada musim panas mendatang guna menghidupkan pulang kariernya yang ketika ini sedang meredup.

Pengalaman di Liga Champions


Meski telah menghabiskan tidak sedikit uang untuk menyebabkan pemain laksana Neymar, Mbappe, dan Di Maria selama sejumlah tahun terakhir, PSG masih belum dapat melewati perempat final Liga Champions. Dalam situasi laksana ini, empiris yang dipunyai Gareth Bale dapat sangat bermanfaat untuk klub Paris.

Bale memang punya keterampilan bermain dengan bagus dalam sejumlah pertandingan yang paling penting. Itu akan paling berguna untuk klub laksana PSG yang punya reputasi tidak jarang terpeleset dalam pertandingan krusial.

Dengan reputasi sebagai di antara klub terkaya di dunia, PSG pasti tidak akan kendala membayar gaji pemain asal Wales tersebut.