Arsenal Akan di Posisi Pertama Jika Bayern Munchen Batal Permanenkan James Rodriguez

Arsenal Akan di Posisi Pertama Jika Bayern Munchen Batal Permanenkan James Rodriguez

Arsenal Akan di Posisi Pertama Jika Bayern Munchen Batal Permanenkan James Rodriguez – Sebuah kabar gembira datang untuk Arsenal. Pemain incaran mereka, James Rodriguez diberitakan tidak bakal dipermanenkan kontraknya di Bayern Munchen.

James sendiri sebentar lagi akan menuntaskan masa peminjamannya di Bayern Munchen. Ia telah dua musim terakhir mengadu nasib di Jerman sebagai pemain pinjaman sesudah ia tidak mendapatkan tidak sedikit jam bermain di Real Madrid.

Dalam kesepakatan peminjaman tersebut, Bayern Munchen punya pilihan untuk mempermanenkan pemain Timnas Kolombia tersebut. Mereka mesti menunaikan uang sebesar 42 juta Euro untuk Real Madrid andai mereka hendak mempermanenkan jasa James.

Namun menurut keterangan dari laporan Bild, James bisa jadi tidak bakal melanjutkan karirnya di Jerman. Pasalnya Bayern Munchen tidak punya minat untuk mempermanenkan sang pemain.

Scroll berita ini ke bawah untuk menyimak situasi transfer James di bawah ini.

Tidak Dibutuhkan
Berdasarkan keterangan dari laporan tersebut, Bayern Munchen tidak bakal mempermanenkan James sesudah mendapatkan masukan dari Niko Kovac.

Pelatih Bayern Munchen tersebut dikabarkan tidak cukup menyukai gaya bermain sang playmaker. Ia menilai James tidak sesuai masuk dalam skemanya.

Tidak melulu itu, Kovac pun kecewa dengan kondisi jasmani James yang rentan cedera. Untuk tersebut ia tidak punya minat untuk mempermanenkan sang playmaker.

Arsenal Siaga
Keputusan Bayern Munchen tidak mempermanenkan James Rodriguez tersebut membuat Arsenal gembira.

Tim asal London Utara tersebut sudah lama dirumorkan tertarik menggaet James. Untuk tersebut dengan keputusan Bayern tidak mempermanenkan sang playmaker menciptakan peluang mereka guna mendapatkan sang pemain semakin terbuka.

Arsenal dinamakan tengah menjalin komunikasi dengan agen James guna membahas bisa jadi transfer sang pemain ke Emirates Stadium di musim panas nanti.

Belum Membuktikan Diri di Man United, Paul Pogba Tidak Di Ijinkan Pergi Dari Old Trafford

Belum Membuktikan Diri di Man United, Paul Pogba Tidak Di Ijinkan Pergi Dari Old Trafford

Masih Belum Membuktikan Diri di Manchester United Paul Pogba Tidak Di Ijinkan Pergi Dari Old Trafford – Asisten pelatih Manchester United, Mike Phelan angkat bicara terkait rumor kepergian Paul Pogba dari Manchester United. Phelan percaya bahwa belum saatnya Pogba pergi dari Old Trafford karena sang gelandang belum membuktikan kualitasnya bersama Setan Merah.

Gelandang 26 tahun itu sudah tiga musim memperkuat kembali Manchester United. Sempat kesulitan untuk bermain dengan konsisten di lini tengah United, namun sejak ditangani oleh Solskjaer sang gelandang menjadi sosok pembeda di lini tengah Setan Merah dalam tiga bulan terakhir.

Belakangan ini beredar rumor bahwa Pogba ingin hengkang dari United. Ia disebut ingin bergabung dengan Real Madrid setelah secara terbuka ia mengutarakan kekagumannya terhadap tim asal Spanyol tersebut.

Namun dalam pandangan Phelan, belum waktunya Pogba pindah ke Real Madrid. “Pogba belum menjadi pemain yang komplit meski semua orang melihatnya sebagai seorang juara Piala Dunia,” buka Phelan kepada Goal International.

Baca komentar lengkap orang nomor dua di skuat MU itu di bawah ini.

Potensi Besar
Phelan percaya bahwa Pogba masih punya potensi yang besar untuk menjadi pemain yang lebih baik. Untuk itu Phelan berharap sang pemain bisa mengembangkan bakatnya itu bersama United.

“Dia masih bisa menjadi lebih baik lagi. Dia termasuk pemain yang belum meraih sesuatu untuk klub ini, meski ada banyak hal yang bisa ia raih bersama tim ini.”

“Kami ingin memastikan dia mendapatkan pengalaman itu. Kami ingin ia memenangkan sesuatu bersama United.”

Semakin Membaik
Phelan juga percaya pemain Timnas Prancis itu saat ini tengah berkembang dengan pesat, terutama setelah ia ditangani oleh Solskjaer.

“Paul sudah menjalani periode di mana semua mata tertuju kepadanya karena ia tidak cukup konsisten untuk menunjukkan permainan terbaiknya.”
Asisten pelatih Manchester United, Mike Phelan angkat bicara berhubungan rumor kepergian Paul Pogba dari Manchester United. Phelan percaya bahwa belum saatnya Pogba pergi dari Old Trafford sebab sang gelandang belum memperlihatkan kualitasnya bareng Setan Merah.

Gelandang 26 tahun tersebut sudah tiga musim memperkuat pulang Manchester United. Sempat kendala untuk bermain dengan konsisten di lini tengah United, tetapi sejak ditangani oleh Solskjaer sang gelandang menjadi sosok pembeda di lini tengah Setan Merah dalam tiga bulan terakhir.

Belakangan ini beredar rumor bahwa Pogba hendak hengkang dari United. Ia disebut hendak bergabung dengan Real Madrid sesudah secara tersingkap ia mengutarakan kekagumannya terhadap kesebelasan asal Spanyol tersebut.

Namun dalam pandangan Phelan, belum waktunya Pogba pindah ke Real Madrid. “Pogba belum menjadi pemain yang komplit walau semua orang melihatnya sebagai seorang juara Piala Dunia,” buka Phelan untuk Goal International.

Baca komentar menyeluruh orang nomor dua di skuat MU tersebut di bawah ini.

Potensi Besar
Phelan percaya bahwa Pogba masih punya potensi yang besar guna menjadi pemain yang lebih baik. Untuk tersebut Phelan bercita-cita sang pemain dapat mengembangkan bakatnya itu bareng United.

“Dia masih dapat menjadi lebih baik lagi. Dia tergolong pemain yang belum meraih sesuatu guna klub ini, walau ada tidak sedikit hal yang dapat ia raih bareng tim ini.”

“Kami hendak meyakinkan dia mendapatkan empiris itu. Kami hendak ia memenangkan sesuatu bareng United.”

Semakin Membaik
Phelan pun percaya pemain Timnas Prancis tersebut saat ini tengah berkembang dengan pesat, terutama sesudah ia ditangani oleh Solskjaer.

“Paul telah menjalani periode di mana seluruh mata tertuju kepadanya sebab ia tidak lumayan konsisten untuk mengindikasikan permainan terbaiknya.”

“Saat ini kami tengah mencoba membetulkan permainan Paul. Ole telah mengerjakan pekerjaan yang luar biasa untuk menolong Paul melalui periode itu. Dia telah semakin dewasa sekarang.” tandasnya.

“Saat ini kami tengah mencoba memperbaiki permainan Paul. Ole telah melakukan pekerjaan yang fantastis untuk membantu Paul melewati periode itu. Dia sudah semakin dewasa sekarang.” tandasnya.

Hazard Membuka Suara Mengenai Masa Depannya Bersama Klub Lain

Hazard Membuka Suara Mengenai Masa Depannya Bersama Klub Lain

Hazard Membuka Suara Mengenai Masa Depannya Bersama Klub Lain – Eden Hazard mengaku akan membuat keputusan soal masa depannya di Chelsea pada akhir musim ini. Dia tidak inginkan spekulasi soal masa depannya mengganggu performa Chelsea yang tengah menginjak tahap terpenting jelang akhir musim ini.

Hazard terus dikabarkan akan hengkang ke Real Madrid. Chelsea sendiri tidak berada dalam posisi yang bagus untuk menjaga pemain bintangnya. Artinya, kepindahan Hazard melulu masalah waktu.

Menukil ESPN FC, informasinya Chelsea sudah memutuskan harga jual 100 juta pounds guna Eden Hazard, walau Maurizio Sarri menegaskan hargat tersebut terlampau murah guna pemain sehebat Hazard.

Bagaimanapun, masa mendatang Hazard tidak jarang kali jadi kupasan yang menarik. Liga Champions mungkin akan jadi kriteria utama Hazard guna bertahan di The Blues, sebab tersebut dia akan berjuang mengakhiri musim sebaik barangkali sebelum menciptakan keputusan.

Baca pernyataan Hazard selengkapnya inilah ini ya, Bolaneters!

Hanya Fokus ke Chelsea
Hazard paham betul bahwa rumor soal masa depannya yang terus menguat itu dapat mengganggu stabilitas Chelsea. Alhasil, pemain berdarah Belgia ini melulu ingin konsentrasi ke Chelsea di saldo musim ini, dengan berusaha menembus empat besar dan menjuarai Liga Europa.

“Saya hanya konsentrasi ke Chelsea,” buka Hazard, “satu bulan lagi, empat besar, berjuang menjuarai Liga Europa.”

“Bagi fans, saya kira yang sangat penting ialah ketika mereka menyaksikan saya di lapangan dan mereka beranggapan bahwa benak saya masih bareng Chelsea. Jadi anda lihat saja sesudahnya.”

Liga Champions
Chelsea ketika ini sedang berjuang keras guna kembali bermain di Liga Champions musim depan. Ada dua jalan yang dapat ditempuh: menyelamatkan empat besar atau menjuarai Liga Europa.

Hazard menyadari Liga Champions sangatlah penting. Jika mereka tidak berhasil musim ini, berarti Chelsea telah menjalani dua musim berturut-turut tanpa Liga Champions.

“Dua tahun berturut-turut tanpa bermain di Liga Champions paling sulit untuk semua pemain pun untuk klub.”

“Chelsea mesti bermain di Liga Champions masing-masing tahunnya, tetapi tersebut sulit sebab kami bukanlah satu-satunya kesebelasan yang mengupayakan bermain di Liga Champions,” lanjut Hazard.

“Namun, sebab itulah kami mengerjakan segalanya ketika ini untuk mengupayakan dan bertahan di empat besar.”