Inilah 3 Club Tujuan Gareth Bale Jika Meninggalkan Real Madrid

Inilah 3 Club Tujuan Gareth Bale Jika Meninggalkan Real Madrid

Inilah 3 Club Tujuan Gareth Bale Jika Meninggalkan Real Madrid – Masa depan Gareth Bale di Real Madrid sedang tidak menentu. Ada kabar yang menuliskan bahwa sang pemain bakal meninggalkan klub pada musim panas mendatang.

Bale datang ke Madrid pada tahun 2013 lalu. Ia direkrut dari Tottenham dengan kedudukan pemain termahal dunia ketika itu.

Karier Bale di Santiago Bernabeu dapat dibilang lumayan sukses. Pemain asal Wales itu sukses membantu Los Blancos memenangkan La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions.

Meski menguras enam musim yang berhasil di klub, kelihatannya waktu Bale di Spanyol bakal segera berakhir. Ia kelihatannya sudah menjadi pemain yang terpinggirkan di klub dan bahkan sering mendapat ejekan dari peminat Los Blancos.

Pemain berusia 29 tahun tersebut kabarnya telah merasa tak kerasan lagi di klubnya ketika ini. Berdasarkan keterangan dari sejumlah laporan, Bale telah mempertimbangkan guna meninggalkan Madrid.

Berikut ini tiga klub yang dapat menjadi destinasi Gareth Bale berikutnya seperti dikutip Sportskeeda.

Real Madrid kehilangan Cristiano Ronaldo hengkang ke Juventus musim panas lalu. Tanpa bintang Portugal itu, Los Blancos ternyata merasakan kesulitan.

Madris kini tertinggal 13 poin dari Barcelona di klasemen La Liga dan telah tersingkir dari Liga Champions dan Copa del Rey. Selain tersebut mereka pun melakukan peralihan pelatih beberpa kali.

Kondisi Santiago Bernabeu sekarang pun sepi penonton. Kepergian Ronaldo dan hasil buruk yang diraih Los Blancos musim ini menciptakan para fans tak mau datang ke stadion.

Musim yang buruk tentunya menciptakan pendapatan Madrid berkurang bila dikomparasikan dengan musim-musim sebelumnya. Namun, mereka pun harus menunaikan gaji mingguan dalam jumlah yang besar ke sejumlah pemain yang kinerjanya buruk.

Berikut ini 3 pemain Real Madrid yang mendapat gaji tinggi tetapi telah tidak pantas berada di klub seperti dikutip Sportskeeda.

Marcelo


Pemain asal Brasil ini dapat dibilang sedang menjalani karier terburuknya di Real Madrid pada musim ini. Dia ialah salah satu pemain yang mendapat gaji tertinggi di Madrid sebesar 200.000 pounds per minggu. Namun, performanya telah menurun menyeluruh dan dia bahkan menjadi domba hitam di klub dalam sejumlah kesempatan.

Madrid mesti bertanggung jawab atas performa buruk pertahanan Los Blancos sebab raksasa Spanyol judi bola tersebut sekarang sudah kecurian 37 gol di liga musim ini. Rekor pertahanan Madrid lebih buruk daripada kesebelasan papan tengah La Liga laksana Leganes dan Athletic Bilbao. Marcelo merasakan kebangkitan di bawah Zinedine Zidane namun performanya pulang meredup dengan cepat.

Zidane menyimpulkan untuk mencadangkan Marcelo dan memainkan Sergio Reguilon dalam pertandingan terakhir Madrid sesudah menelan kekalahan melawan Valencia. Bursa transfer musim panas bakal menjadi masa-masa yang tepat untuk Madrid guna berpisah dengan sang bek kiri sebab Zidane telah mempunyai Reguilon, yang siap menjadi penggantinya.

Toni Kroos


Bukan rahasia lagi bila Toni Kroos tidak bermain konsisten musim ini. Performa gelandang Jerman sedang di level terendah sampai-sampai Zidane pun mengayunkan kritik kepadanya. Dia kini tidak lagi dibutuhkan di klub sebab sering dicabut lebih awal.

Zidane bahkan mencadangkan Kroos dan memainkannya sekitar 13 menit dalam pertandingan terakhir melawan Eibar. Menariknya, mantan bintang Bayern Munchen tersebut mendapat gaji yang lebih banyak dari teman setimnya yang memenangkan Ballon d’Or, Luka Modric. Gaji Kroos ketika ini setara dengan semua pemain veteran laksana Sergio Ramos dan Marcelo sebesar 200.000 pounds per minggu.

Akan lebih baik untuk Real Madrid guna menguangkan sang gelandang di bursa transfer berikutnya sebab pemain Jerman tersebut masih dapat dijual dengan harga yang lumayan mahal.

Gareth Bale

Gareth Bale
Pemain asal Wales tersebut seharusnya menjadi pemain yang sangat diuntungkan dari kepergian Cristiano Ronaldo. Namun, dia tidak dapat memikul tanggung jawab sebagai pengganti Ronaldo di klub.

Bale ketika ini ialah pemain dengan bayaran tertinggi di Real Madrid dengan gajinya yang menjangkau 350.000 pounds per minggu. Dia meningkatkan kesengsaraan guna klubnya dengan riwayat cedera yang mengenaskan dan melewatkan sebanyak pertandingan guna Real Madrid.

Dia melulu mencetak 8 gol di liga musim ini dan Real Madrid tidak punya opsi selain memasarkan pemain Wales tersebut jika mereka sukses merekrut Eden Hazard dari Chelsea pada musim panas mendatang.

Gareth Bale Saat Ini Masih Bahagia Bersama Real Madrid

Gareth Bale Saat Ini Masih Bahagia Bersama Real Madrid

Gareth Bale Saat Ini Masih Bahagia Bersama Real Madrid – Agen Gareth Bale, Jonathan Barnett menegaskan bahwa kliennya masih bahagia di Real Madrid dan tidak memikirkan pilihan kembali ke Premier League. Dia memastikan Bale masih bahagia bareng Los Blancos.

Masa depan Bale pulang jadi pertanyaan begitu Zinedine Zidane kembali diandalkan jadi pelatih. Kabarnya, Madrid siap melepas Bale sesegera barangkali demi mendatangkan sejumlah pemain baru yang tak kalah hebat musim depan.

Ada tidak sedikit faktor yang menciptakan Bale bukan lagi dipercaya. Pemain 29 tahun ini telah pernah bermasalah dengan Zindane di era sebelumnya. Bale pun mengidap cedera kambuhan yang mengganggu performanya.

Bagaimana kondisi terkini soal rumor masa mendatang Bale? Baca pembahasan selengkapnya inilah ini ya, Bolaneters!

Sangat Bahagia
Menjual Bale tidak mudah, Madrid mesti mengejar klub tepat yang mau menunaikan mahal. Sejauh ini, Manchester United dinamakan sebagai klub terdepan yang menantikan kepergian Bale dari Madrid.

Biarpun demikian, Barnett memastikan Bale tidak pernah beranggapan meninggalkan Madrid atau pulang ke Inggris. Selaku agen, dia memang tidak dapat menjamin masa mendatang Bale, namun paling tidak dia memastikan sekarang Bale bahagia di Madrid.

“Dia [Bale] paling bahagia di sini [Madrid]. Dia adalahpemain Real Madrid dan kini dia tidak memikirkan soal pulang ke Inggris,” tegas Barnett dilansir dari Sportsmole.

“Saya tidak dapat memprediksi masa depan, namun untuk ketika ini dia masih bahagia.”

Kita Lihat Saja
Beberapa masa-masa lalu, Zinedine Zidane pun pernah ditanya soal masa mendatang Bale. Dia menegaskan bahwa Bale masih mempunyai sisa kontrak dua tahun, yang dengan kata lain Zidane masih barangkali mengandalkan Bale.
“Gareth adalahpemain Real Madrid dengan saldo kontrak dua tahun. Kita mesti menantikan dan menyaksikan apa yang terjadi hingga akhir musim, dengan Bale,” tegas Zidane di Football Espana.

“Bagaimanapun, dengan situasi ketika ini, Gareth adalahpemain Real Madrid. Kita lihat saja,” tandasnya.

Terlepas dari seluruh itu, tampaknya kepergian Bale tidak lagi dapat dihindari andai Madrid berniat mengerjakan perombakan total.

Gareth Bale Semakin Mendekati Pintu Keluar Santiago Bernabeu

Gareth Bale Semakin Mendekati Pintu Keluar Santiago Bernabeu

Gareth Bale Semakin Mendekati Pintu Keluar Santiago Bernabeu – Kembalinya Zinedine Zidane ke Real Madrid sedikit menolong Gareth Bale untuk mengejar kembali performa terbaiknya di Los Blancos. Biar begitu, terdapat satu kesan yang tidak dapat diabaikan bahwa Bale semakin dekat dengan pintu terbit Santiago Bernabeu.

Musim ini, Bale memikul beban yang lebih besar. Real Madrid bercita-cita pada mantan pemain Tottenham Hotspur ini guna memikul beban yang ditinggalkan Cristiano Ronaldo. Namun, Bale malah tampak semakin menjauh dari tim.

Senin (1/4) pagi-pagi sekali WIB lalu, dia pulang tampil buruk saat Madrid mengungguli Huesca (3-2). Bale kembali menemukan kritik keras dari suporter setia Los Blancos, dan kondisi ini makin memanaskan rumor Bale bakal segera pergi.

Ketika kesempatan tersebut habis, Bale barangkali tak dapat lagi menghindar. Menukil Marca, baca pembahasan selengkapnya inilah ini ya.

Belum Terbukti
Bale sebetulnya memainkan masing-masing menit semenjak kembalinya Zidane, tepatnya pada dua laga. Namun, dia belum pun memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperlihatkan kemampuannya.

Merosotnya performa Bale ini tampaknya juga diakibatkan oleh permainan yang tidak stabil. Di era Santiago Solari, dia tidak menjadi starting line-up tetap. Bale sejumlah kali bermain semenjak menit awal, juga tidak sedikit dari bangku cadangan.

Hal ini menciptakan Bale tidak dapat benar-benar menyatu dengan reklan setimnya dalam permainan Madrid. Dia masih menciptakan bek kerepotan dan sejumlah kali menakut-nakuti gawang, namun secara borongan Bale tidak terlampau berkontribusi pada permainan Madrid.

Tidak Didukung Suporter


Performa yang tidak kunjung mengisi ekspektasi tersebut membuat Bale makin kehilangan sokongan publik Bernabeu. Real Madrid hendak Bale tampil lebih baik, bagaimanapun dia ialah pemain yang memecahkan rekor tansfer dunia saat mendarat ke Bernabeu.

Agen Bale, Jonathan Barnett terus menegaskan bahwa Bale tidak beminat pergi. Dia pun meminta suporter Madrid guna lebih menghargai Bale dengan menyerahkan dukungan.

Biar begitu, tampaknya tidak dapat dihindari lagi jarak Bale dengan suporter makin melebar. Kabarnya, Madrid pun siap menyebabkan pemain-pemain hebat musim depan, laksana Eden Hazard yang dapat saja mendorong kepergian Bale.

Alasan Mengapa Gareth Bale Harus Pindah Ke Klub PSG

Alasan Mengapa Gareth Bale Harus Pindah Ke Klub PSG – Gareth Bale melulu mampu mencetak 8 gol dari 22 pertandingan guna Real Madrid di liga sejauh ini. Oleh sebab itu, paling wajar andai pemain Wales dinamakan tengah menjalani musim yang mengecewakan.

Setelah tampil impresif pada mula kariernya di Real Madrid, Bale disinggung sebagai bintang besar berikutnya sesudah Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Bersama Karim Benzema dan Ronaldo, Gareth Bale menyusun trio BBC yang mematikan.

Namun, karier Bale setelah tersebut sering diganggu oleh cedera. Hal tersebut membuatnya tidak jarang absen panjang dan kendala menunjukkan performa terbaiknya.

Setelah kepergian Ronaldo ke Juventus pada musim panas lalu, Bale digadang-gadang akan menjadi pengganti bintang Portugal itu di Santiago Bernabeu. Namun, ia tidak dapat melakukannya.

Kini Bale sedang dikaitkan dengan pintu terbit dari Madrid. Sejumlah klub besar Eropa laksana Manchester United, Chelsea, Tottenham Hotspurs and Bayern Munchen diberitakan siap menampung sang pemain.

Di samping klub-klub tersebut, PSG sepertinya dapat menjadi destinasi yang ideal guna Bale. Berikut ini tiga dalil yang mendukungnya seperti dikutip Sportskeeda.

Pengganti Neymar / Mbappe


Sejak bermain di Santos, Neymar memang sudah paling sering dikaitkan dengan Real Madrid. Meski memilih pindah ke Barcelona pada 2013, ia hengkang ke PSG pada 2017 dan kini kembali dikaitkan dengan Los Blancos.

Rumor tersebut semakin menguat sesudah kepergian Cristiano Ronaldo ke Juventus pada musim panas lalu. Los Blancos hendak mencari pengganti bintang Portugal tersebut.

Di samping Neymar, Mbappe pun dikaitkan dengan raksasa Spanyol tersebut. Kemungkinan di antara dari mereka bakal meninggalkan Paris untuk mengarah ke Ibukota Spanyol pada musim panas ini.

Kepergian Neymar bakal menjadikan Bale sebagai pengganti langsung pemain Brasil tersebut di sayap kiri. Sementara itu, kepergian Mbappe akan menciptakan Neymar bermain sebagai pemain no.10 dengan dijepit Angel Di Maria dan Gareth di sisi sayap.

Kembalinya Zidane di Madrid


Setelah Zinedine Zidane pulang ke Real Madrid, masa mendatang Gareth Bale di ibukota Spanyol tampak lebih suram. Sudah bukan rahasia lagi bila Zidane lebih menyenangi pemain laksana Isco dan Marco Asensio daripada pemain Wales tersebut selama tiga tahun sebagai pelatih Los Blancos.

Di samping itu, sekian banyak laporan di media Spanyol menuliskan bahwa Zidane telah dijanjikan uang melakukan pembelian barang sebesar 300 juta euro di bursa transfer musim panas. Dengan penampilan impresif Vinicius Junior dan potensi kedatangan sebanyak bintang laksana Eden Hazard, Neymar atau Mbappe, paling mungkin peluang bermain Bale bakal menurun secara menyeluruh pada musim depan andai ia tetap bertahan.

Dalam situasi laksana itu, sangat urgen Bale meninggalkan Real Madrid pada musim panas mendatang guna menghidupkan pulang kariernya yang ketika ini sedang meredup.

Pengalaman di Liga Champions


Meski telah menghabiskan tidak sedikit uang untuk menyebabkan pemain laksana Neymar, Mbappe, dan Di Maria selama sejumlah tahun terakhir, PSG masih belum dapat melewati perempat final Liga Champions. Dalam situasi laksana ini, empiris yang dipunyai Gareth Bale dapat sangat bermanfaat untuk klub Paris.

Bale memang punya keterampilan bermain dengan bagus dalam sejumlah pertandingan yang paling penting. Itu akan paling berguna untuk klub laksana PSG yang punya reputasi tidak jarang terpeleset dalam pertandingan krusial.

Dengan reputasi sebagai di antara klub terkaya di dunia, PSG pasti tidak akan kendala membayar gaji pemain asal Wales tersebut.