Real Madrid Menargetkan Lima Pemain Terbaik Akan Bergabung ke Skuatnya

Real Madrid Menargetkan Lima Pemain Terbaik Akan Bergabung ke Skuatnya – Real Madrid tidak menjalani musim ini dengan bagus. Mereka kalah berlomba di semua persaingan dan akan memblokir musim dengan tanpa gelar.

Hasil buruk yang diterima Madrid musim ini menciptakan mereka mengerjakan sejumlah peralihan pelatih. Setelah dipimpin Julen Loptegui dan Santiago Solari, Madrid sekarang kembali diajar Zinedine Zidane.

Kembalinya Zidane dapat mengembalikan keyakinan diri semua pemain. Oleh sebab itu, Zidane diharapkan dapat kembali membawa Los Blancos berjaya.

Sebagai di antara klub tersukses di dunia, Madrid pasti hendak kembali mengusung trofi pada musim depan. Namun, mereka butuh merombak skuat terlebih dulu supaya bisa berlomba dalam perburuan gelar juara.

Madrid mesti menyebabkan sejumlah pemain baru yang berbobot | berbobot | berkualitas pada musim panas. Hal tersebut dimaksudkan untuk menaikkan performa mereka sesudah menjalani musim yang buruk.

Berikut ini lima pemain yang sangat diharapkan Real Madrid seperti dikutip Oh My Goal.

Paul Pogba


Gelandang asal Prancis tersebut dikabarkan hendak meninggalkan Manchester United. PSG dan Juventus informasinya tertarik guna menampung Pogba pada musim panas.

Juara Piala Dunia 2018 menuliskan bahwa Madrid di antara tujuan favoritnya. Pogba menyatakan sangat ingin diajar oleh Zidane.

Namun, tidak boleh lupakan pun Juventus. Pogba punya hubungan yang manis dengan Juventus sampai-sampai sang pemain pun bisa selesai di Turin.

Kylian Mbappe


Bintang muda Prancis itu ialah target nomor satu Real Madrid. Florentino Perez mengharapkan Kylian Mbappe semenjak tahun 2017.

Zidane barangkali menjadikannya sebagai kriteria saat menyimpulkan kembali ke Real Madrid. Los Blancos dikabarkan mau mengeluarkan 280 juta euro guna Mbappe.

Namun, tidak gampang untuk menggondol Mbappe dari PSG. Presiden klub Paris Nasser Al-Khelaifi telah menegaskan bahwa dirinya tidak akan memasarkan Mbappe dengan harga berapa pun.

Adrien Rabiot


Tidak laksana Mbappe, PSG tentu akan senang berpisah dengan Adrien Rabiot. Kontrak sang gelandang dengan klub Paris bakal segera berakhir.

Rabiot kini sudah jarang bermain dan tercebur konflik dengan direktur klub. Pemain internasional Prancis itu dapat bangkit pulang di Real Madrid.

Dia sudah menampik tawaran dari Tottenham pada musim dingin kemarin. Real Madrid dapat menjadi peluang besar guna sang pemain dan berpotensi menggantikan Luka Modric.

Matthijs De Ligt


Matthijs De Ligt telah masuk dalam radar Barcelona, PSG dan Juventus. Namun, kapten Ajax Amsterdam tersebut masih bisa selesai di Real Madrid.

Pemain Belanda tersebut sepertinya tidak bakal mendapat lokasi reguler di Barcelona atau Juventus. Real Madrid dapat mengajukan tawaran yang lebih tinggi.

Barcelona mau mengajukan tawaran sebesar 60 juta euro guna De Ligt. Namun, Real Madrid siap merogoh koceknya sampai mencapai 80 juta euro.

Eden Hazard


Eden Hazard ialah prioritas nomor satu Zinedine Zidane di musim panas. Dan Real Madrid ialah klub kesayangan pemain asal Belgia tersebut.

Madrid telah tertarik dengan sang pemain semenjak lama. Zidane kini punya sarana untuk menyebabkan Hazard ke Bernabeu.

Namun, menilik Chelsea terpapar hukuman larangan transfer, apakah mereka mau melepas Hazard? Yang jelas kontrak Hazard dengan Chelsea akan berakhir pada tahun 2020 mendatang.

Gareth Bale Semakin Mendekati Pintu Keluar Santiago Bernabeu

Gareth Bale Semakin Mendekati Pintu Keluar Santiago Bernabeu

Gareth Bale Semakin Mendekati Pintu Keluar Santiago Bernabeu – Kembalinya Zinedine Zidane ke Real Madrid sedikit menolong Gareth Bale untuk mengejar kembali performa terbaiknya di Los Blancos. Biar begitu, terdapat satu kesan yang tidak dapat diabaikan bahwa Bale semakin dekat dengan pintu terbit Santiago Bernabeu.

Musim ini, Bale memikul beban yang lebih besar. Real Madrid bercita-cita pada mantan pemain Tottenham Hotspur ini guna memikul beban yang ditinggalkan Cristiano Ronaldo. Namun, Bale malah tampak semakin menjauh dari tim.

Senin (1/4) pagi-pagi sekali WIB lalu, dia pulang tampil buruk saat Madrid mengungguli Huesca (3-2). Bale kembali menemukan kritik keras dari suporter setia Los Blancos, dan kondisi ini makin memanaskan rumor Bale bakal segera pergi.

Ketika kesempatan tersebut habis, Bale barangkali tak dapat lagi menghindar. Menukil Marca, baca pembahasan selengkapnya inilah ini ya.

Belum Terbukti
Bale sebetulnya memainkan masing-masing menit semenjak kembalinya Zidane, tepatnya pada dua laga. Namun, dia belum pun memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperlihatkan kemampuannya.

Merosotnya performa Bale ini tampaknya juga diakibatkan oleh permainan yang tidak stabil. Di era Santiago Solari, dia tidak menjadi starting line-up tetap. Bale sejumlah kali bermain semenjak menit awal, juga tidak sedikit dari bangku cadangan.

Hal ini menciptakan Bale tidak dapat benar-benar menyatu dengan reklan setimnya dalam permainan Madrid. Dia masih menciptakan bek kerepotan dan sejumlah kali menakut-nakuti gawang, namun secara borongan Bale tidak terlampau berkontribusi pada permainan Madrid.

Tidak Didukung Suporter


Performa yang tidak kunjung mengisi ekspektasi tersebut membuat Bale makin kehilangan sokongan publik Bernabeu. Real Madrid hendak Bale tampil lebih baik, bagaimanapun dia ialah pemain yang memecahkan rekor tansfer dunia saat mendarat ke Bernabeu.

Agen Bale, Jonathan Barnett terus menegaskan bahwa Bale tidak beminat pergi. Dia pun meminta suporter Madrid guna lebih menghargai Bale dengan menyerahkan dukungan.

Biar begitu, tampaknya tidak dapat dihindari lagi jarak Bale dengan suporter makin melebar. Kabarnya, Madrid pun siap menyebabkan pemain-pemain hebat musim depan, laksana Eden Hazard yang dapat saja mendorong kepergian Bale.

Inter Milan Minta Ganti Benzema Setelah Melepas Icardi ke Madrid

Inter Milan Minta Ganti Benzema Setelah Melepas Icardi ke Madrid

Inter Milan Minta Ganti Benzema Setelah Melepas Icardi ke Madrid – Inter Milan diberitakan bersiap guna melepas Mauro Icardi ke Real Madrid pada musim 2019/20 mendatang. Namun, Inter bakal mengupayakan supaya Madrid mau melepas Karim Benzema sebagai gantinya.

Setelah sejumlah musim punya hubungan yang romantis, Inter dan Icardi sekarang dalam masalah. Dipicu oleh berlarutnya negosiasi kontrak baru, belakangan tercebur ‘perang dingin’. Status Icardi sebagai kapten dicabut.

Icardi tidak bermukim diam dengan apa yang dilaksanakan Inter. Pemain asal Argentina tersebut mangkir dari sejumlah sesi latihan. Dia juga tidak masuk dalam skuat di sejumlah laga. Belakangan, Icardi telah berlatih lagi.

Seperti apa bisa jadi terjadinya transfer Icardi dan Benzema? Simak pembahasan lengkapnya di bawah ini.

Prahara Icardi di Inter Milan

Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti nampaknya telah jengah dengan sikap Icardi. Apalagi, performanya pun tak begitu bagus pada musim 2018/19 ini. Opsi untuk memasarkan pemain berusia 25 tahun ini paling terbuka.

Masa depan Icardi bareng La Beneamata kian kabur pasca prahara yang terjadi. Bukan melulu negosiasi kontrak baru yang berantakan, tapi pun hubungan Icardi dengan klub, pelatih dan pemain pun jadi berantakan.

Dengan kondisi tersebut, pilihan paling bagus guna Inter memang memasarkan sang pemain. Dikutip dari Don Balon, opsi tersebut kini sedang digodok dengan matang. Inter siap melepas Icardi dan bercita-cita bisa mendapat penggantinya.

Don Balon, dalam laporannya, menyebut andai Inter hendak melepas Icardi ke Real Madrid dan bercita-cita mendapat Karim Benzema sebagai gantinya. Madrid semenjak lama sudah mengawasi perkembangan Icardi dan hendak membelinya.

Benzema Dilepas Real Madrid?

Karim Benzema sempat diberitakan masuk dalam susunan jual Real Madrid pada mula musim 2018/19 ini. Namun, Julen Lopetegui, pelatih Madrid ketika itu, masih merasa kehadiran Benzema sangat urgen dalam skuat.

Benzema lantas memberi bukti dengan tampil bagus sepanjang musim 2018/19 ini. Pemain berusia 31 tahun sekitar ini telah mencetak 14 gol di La Liga, paling tidak sedikit dibanding pemain Madrid lainnya.

Kedatangan Zinedine Zidane juga dapat jadi hal yang menghambat kepindahan Benzema. Sebab, pelatih asal Prancis tersebut punya hubungan baik dengan Benzema dan percaya sarat pada keterampilan sang bomber.

Alasan Mengapa Gareth Bale Harus Pindah Ke Klub PSG

Alasan Mengapa Gareth Bale Harus Pindah Ke Klub PSG – Gareth Bale melulu mampu mencetak 8 gol dari 22 pertandingan guna Real Madrid di liga sejauh ini. Oleh sebab itu, paling wajar andai pemain Wales dinamakan tengah menjalani musim yang mengecewakan.

Setelah tampil impresif pada mula kariernya di Real Madrid, Bale disinggung sebagai bintang besar berikutnya sesudah Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Bersama Karim Benzema dan Ronaldo, Gareth Bale menyusun trio BBC yang mematikan.

Namun, karier Bale setelah tersebut sering diganggu oleh cedera. Hal tersebut membuatnya tidak jarang absen panjang dan kendala menunjukkan performa terbaiknya.

Setelah kepergian Ronaldo ke Juventus pada musim panas lalu, Bale digadang-gadang akan menjadi pengganti bintang Portugal itu di Santiago Bernabeu. Namun, ia tidak dapat melakukannya.

Kini Bale sedang dikaitkan dengan pintu terbit dari Madrid. Sejumlah klub besar Eropa laksana Manchester United, Chelsea, Tottenham Hotspurs and Bayern Munchen diberitakan siap menampung sang pemain.

Di samping klub-klub tersebut, PSG sepertinya dapat menjadi destinasi yang ideal guna Bale. Berikut ini tiga dalil yang mendukungnya seperti dikutip Sportskeeda.

Pengganti Neymar / Mbappe


Sejak bermain di Santos, Neymar memang sudah paling sering dikaitkan dengan Real Madrid. Meski memilih pindah ke Barcelona pada 2013, ia hengkang ke PSG pada 2017 dan kini kembali dikaitkan dengan Los Blancos.

Rumor tersebut semakin menguat sesudah kepergian Cristiano Ronaldo ke Juventus pada musim panas lalu. Los Blancos hendak mencari pengganti bintang Portugal tersebut.

Di samping Neymar, Mbappe pun dikaitkan dengan raksasa Spanyol tersebut. Kemungkinan di antara dari mereka bakal meninggalkan Paris untuk mengarah ke Ibukota Spanyol pada musim panas ini.

Kepergian Neymar bakal menjadikan Bale sebagai pengganti langsung pemain Brasil tersebut di sayap kiri. Sementara itu, kepergian Mbappe akan menciptakan Neymar bermain sebagai pemain no.10 dengan dijepit Angel Di Maria dan Gareth di sisi sayap.

Kembalinya Zidane di Madrid


Setelah Zinedine Zidane pulang ke Real Madrid, masa mendatang Gareth Bale di ibukota Spanyol tampak lebih suram. Sudah bukan rahasia lagi bila Zidane lebih menyenangi pemain laksana Isco dan Marco Asensio daripada pemain Wales tersebut selama tiga tahun sebagai pelatih Los Blancos.

Di samping itu, sekian banyak laporan di media Spanyol menuliskan bahwa Zidane telah dijanjikan uang melakukan pembelian barang sebesar 300 juta euro di bursa transfer musim panas. Dengan penampilan impresif Vinicius Junior dan potensi kedatangan sebanyak bintang laksana Eden Hazard, Neymar atau Mbappe, paling mungkin peluang bermain Bale bakal menurun secara menyeluruh pada musim depan andai ia tetap bertahan.

Dalam situasi laksana itu, sangat urgen Bale meninggalkan Real Madrid pada musim panas mendatang guna menghidupkan pulang kariernya yang ketika ini sedang meredup.

Pengalaman di Liga Champions


Meski telah menghabiskan tidak sedikit uang untuk menyebabkan pemain laksana Neymar, Mbappe, dan Di Maria selama sejumlah tahun terakhir, PSG masih belum dapat melewati perempat final Liga Champions. Dalam situasi laksana ini, empiris yang dipunyai Gareth Bale dapat sangat bermanfaat untuk klub Paris.

Bale memang punya keterampilan bermain dengan bagus dalam sejumlah pertandingan yang paling penting. Itu akan paling berguna untuk klub laksana PSG yang punya reputasi tidak jarang terpeleset dalam pertandingan krusial.

Dengan reputasi sebagai di antara klub terkaya di dunia, PSG pasti tidak akan kendala membayar gaji pemain asal Wales tersebut.